Semen grouting adalah jenis material yang umum digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada dinding beton. Jenis kerusakannya bisa beragam dan sering kali disebabkan oleh kerusakan ringan seperti retak.
Munculnya retak pada dinding beton bisa terjadi karena banyak faktor. Hal ini bisa jadi merupakan awal kerusakan yang cukup parah pada struktur beton itu sendiri.
Proses Kerusakan setelah Muncul Retak Dinding Beton
Anda pasti sudah sering melihat adanya retak pada dinding beton. Kondisi ini bukanlah hal yang aneh dan sebenarnya cukup sering terjadi, apalagi jika kualitas beton tidak begitu bagus.
Terlihat sepele namun sebenarnya kondisi retak ini bisa memicu masalah besar. Bahkan struktur beton dapat mengalami kerusakan parah dan menurunkan kekuatan struktur bangunan secara keseluruhan.
Berikut ini beberapa proses kerusakan yang dapat terjadi pada dinding beton setelah muncul retak:
-
Terjadi Celah atau Rongga
Begitu muncul retak pada dinding beton, maka akan terjadi celah atau rongga. Ini merupakan celah atau rongga di bawah area retak yang sering kali tidak disadari seberapa luas.
Tentunya celah atau rongga ini akan memberi efek buruk bagi struktur beton. Seharusnya memang struktur beton cukup kokoh dan tidak memiliki rongga atau celah.
Mungkin di bagian permukaan hanya terlihat retak kecil namun bisa jadi bagian dalamnya sudah terbentuk celah dan rongga yang lumayan besar.
Jika dibiarkan begitu saja, maka risiko penurunan kekuatan struktur beton dan bangunan akan jadi semakin besar.
-
Rembesan Air Jadi Mudah Masuk
Setelah celah dan rongga terbentuk maka akan ada rembesan air yang masuk ke struktur beton. Hal ini tentu juga menjadi kondisi yang wajib untuk diwaspadai.
Rembesan air yang masuk ke dalam struktur dinding beton dapat memicu berbagai masalah. Kelembapan bisa meningkat dan menurunkan kekuatan beton.
Apalagi pada bangunan beton yang lokasinya berdekatan dengan air atau memiliki paparan air cukup tinggi. Rembesan bisa lebih banyak dan kerusakan akan lebih cepat terjadi.
Baca juga

Sumber : Pexels
-
Terjadi Korosi Tulangan
Keretakan pada dinding beton bisa memicu celah atau rongga, yang kemudian menyebabkan air rembes. Apabila hal ini terjadi maka risiko korosi tulangan besi akan meningkat.
Penting untuk diketahui bahwa korosi tulangan adalah sebuah tanda kerusakan yang harus diwaspadai. Jika tidak diatasi dengan tepat hal ini bisa mengarah pada kerusakan struktur bangunan.
Perbaikan dengan semen grouting dapat dilakukan sedini mungkin untuk mencegah kondisi ini terjadi. Misalnya saja saat retak muncul dan rongga atau celah belum begitu besar.
-
Retak Bertambah Besar
Apabila retak dibiarkan begitu saja, maka seiring waktu ukuran retak bisa bertambah besar. Ini merupakan hal yang wajar terjadi, apalagi jika kualitas beton tidak begitu baik.
Umumnya, kesadaran akan meningkat jika ukuran retak semakin besar. Langkah perbaikan tidak boleh ditunda lagi agar kerusakan dapat dicegah.
-
Kekuatan Struktur Menurun
Beberapa risiko kerusakan yang sudah disebutkan sebelumnya akan mengarah pada penurunan struktur beton atau bangunan itu sendiri.
Itulah mengapa sebaiknya kondisi retak memang tidak dianggap sepele. Retak tersebut dapat mengarah pada kerusakan-kerusakan lain yang tentunya akan merugikan Anda.
Jika kekuatan struktur sudah menurun maka usia bangunan juga pasti semakin pendek dan hal ini bisa berbahaya jika tidak dilakukan langkah perbaikan apapun.
-
Muncul Hama yang Bisa Meningkatkan Risiko Kerusakan
Retak pada dinding beton juga bisa memicu munculnya hama yang nanti akan meningkatkan risiko kerusakan struktur. Hama dapat masuk lewat rongga atau celah dari retak beton tadi.
Apalagi jika sudah ada rembesan air dan kelembapan cukup tinggi. Risiko munculnya hama yang dapat merusak struktur beton akan semakin tinggi.
Solusi Mengatasi Retak Dinding Beton
Retak yang muncul pada permukaan dinding beton merupakan sebuah tanda kerusakan awal yang perlu diwaspadai. Sebaiknya segera lakukan perbaikan agar tidak terjadi kerusakan lain yang lebih parah dan sulit untuk diatasi di kemudian hari.
Pemakaian semen grouting dapat jadi solusi untuk mengisi celah atau rongga di bawah retak. Jenis semen ini dapat mengisi celah dengan baik sehingga kekuatan struktur beton akan kembali.
Sebaiknya lakukan persiapan perbaikan dengan tepat. Cek dulu seberapa parah retak yang terbentuk dan di area mana saja ditemukan retak serta masalah lain seperti celah maupun rongga.
Pilih Semen Grouting dari Sika
Tentunya perbaikan retak pada dinding beton harus dilakukan dengan jenis semen yang tepat. Hasil perbaikan dapat lebih optimal apabila Anda menggunakan produk semen grouting dari Sika yang punya banyak sekali kelebihan.
Sikadur 752 adalah jenis material yang cocok untuk diandalkan dalam kondisi ini. Produk semen ini dirilis oleh Sika dan sudah didesain memiliki formula terbaik. Material ini mampu menutupi celah dan rongga dengan sangat efektif.
Sikadur 752 disebutkan memiliki tingkat viskositas yang rendah dan kekuatan yang dihasilkan dalam mengisi celah sangatlah bagus. Produk ini dapat diaplikasikan pada struktur beton dengan situasi lingkungan yang lembap maupun kering.
Sika sudah memiliki pengalaman selama 114 tahun dan terlibat dalam berbagai proyek konstruksi dengan skala besar besar.
Proyek Pabrik Produksi Volkswagen di Polandia adalah salah satu jenis proyek yang dikerjakan oleh Sika. Sika juga merupakan brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia.
Sikadur 752 merupakan produk semen grouting yang memiliki beragam kelebihan dan cocok digunakan untuk proses perbaikan retak pada struktur dinding beton. Semen Sika akan memberikan kekuatan beton terbaik untuk Anda!